Alhambravip – Dua unit jembatan gantung di RGO303 OKU Selatan putus diterjang banjir

Alhambravip – Dua bagian jembatan gantung di RGO 303 Kabupaten Ogan Komering Ulu( OKU) Selatan, Sumatera Selatan putus dampak diterjang banjir bandang yang terjalin pada Rabu( 15 atau 5) jam 23. 42 Wib.

Kepala Aspek Kedaruratan serta Peralatan Tubuh Penyelesaian Musibah Wilayah( BPBD) OKU Selatan Heri Pramono di Muaradua, Kamis, berkata tidak hanya menggenangi ratusan rumah masyarakat, banjir bandang dampak bualan Bengawan Tiang serta Selabung pula mengganggu beberapa sarana biasa semacam 2 jembatan gantung yang putus sampai mengusik kegiatan warga di wilayah itu.

2 bagian jembatan gantung yang cacat itu terletak di Dusun Tanjung Raya serta Dusun Madura, Kecamatan Buay Pakaian Aji, Kabupaten OKU Selatan.

Situasi jembatan yang menghampar di atas bengawan itu amat memprihatinkan serta tidak dapat dilewati oleh pejalan kaki atau alat transportasi cakra 2. Apalagi, lantai jembatan yang dibuat dari kusen itu beberapa besar larut terbawa arus bengawan.

” Dikala ini warga yang terletak di melintas bengawan terdesak melampaui jalur pengganti sampai jembatan diperbaiki,” tuturnya.

Terpaut musibah alam itu, grupnya lekas berkoordinasi dengan pihak terpaut buat melaksanakan koreksi jembatan supaya kegiatan warga balik wajar.

Banjir bandang yang menyerang Kabupaten OKU Selatan menggenangi 244 rumah masyarakat dengan ketinggian air antara 30 sentimeter sampai satu m.

Apalagi, satu bagian rumah masyarakat di Dusun Tekana, Kecamatan Buana Pemaca cacat berat dampak diterjang banjir bandang, tetapi tidak terdapat korban jiwa.

Tidak hanya itu, banjir pula menggenangi sarana biasa, semacam langgar, alat pembelajaran serta 30 hektare perkebunan masyarakat ikut tergenang banjir.

” Kita telah merendahkan personel ke posisi musibah untuk menolong memindahkan benda bernilai kepunyaan masyarakat buat diselamatkan dari banjir,” ucapnya.

BPBD OKU Selatan pula melaksanakan penyelidikan login rgo303 kilat rute zona untuk mengestimasi banjir buntut biar musibah alam tidak hingga memunculkan korban jiwa.

” Personel kita di alun- alun pula melaksanakan kontrol debit bengawan serta bila terjalin kenaikan lekas diteruskan peringatan dini pada warga supaya lebih cermas,” tutur ia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *